Foto: Pixabay
Jakarta, CNBC Indonesia - Ada 11 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang pemiliknya banyak dikendalikan asing. Sebagian besar ada di sektor perbankan.
PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) jadi yang paling banyak dimiliki asing, yakni sebesar 94,27% oleh MUFG Bank, baik secara langsung maupun tidak langsung. Porsi kepemilikan besar ini menjadikan MUFG sebagai pengendali utama, yang berarti memiliki hak dominan dalam menentukan arah kebijakan, strategi bisnis, dan keputusan penting perusahaan.
Di posisi berikutnya ada PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) yang 92,44% sahamnya dimiliki oleh raksasa tembakau global Philip Morris International. Hanya sekitar 7,5% saham yang beredar di publik, nilai kepemilikan masyarakat sebanyak ini sebenarnya sedikit mepet dengan aturan minimum free float oleh BEI.
PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) juga masuk daftar, dengan 91,44% saham dikuasai CIMB Group Sdn. Bhd. asal Malaysia. Dengan porsi publik hanya 7,43%, bank ini praktis menjadi bagian integral dari jaringan CIMB Group di Asia Tenggara.
Sektor perbankan memang mendominasi. PT Bank BTPN Tbk (BTPN) misalnya, dikuasai 91,04% oleh Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) asal Jepang, dengan free float 7,80%. PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) juga berada di bawah kendali OCBC Bank asal Singapura dengan kepemilikan 85,1%.
Tak hanya bank, perusahaan otomotif terbesar di Tanah Air, PT Astra International Tbk (ASII), dikendalikan Jardine Cycle & Carriage Limited sebesar 50,11%. Meski free float-nya besar (45,07%), Jardine tetap menjadi pemegang saham pengendali karena porsi kepemilikannya paling besar dibanding pemegang saham lain.
Di sektor pangan, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) dikuasai Japfa Ltd asal Singapura dengan kepemilikan 55,43%. Lalu ada PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) yang 67% sahamnya dimiliki Kookmin Bank Co., Ltd. asal Korea Selatan, serta 17% oleh STIC Eugene Star Holding Inc.
PT Bank JTrust Indonesia Tbk (BCIC) dimiliki oleh J Trust Co., Ltd. asal Jepang sebesar 72,23% dan J Trust Asia Pte. Ltd. sebesar 19,14%, menyisakan free float hanya 7,24%. PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) juga mayoritas dikendalikan asing, dengan 45,02% saham dimiliki Sorak Financial Holdings Pte Ltd dan 33,95% oleh Maybank Offshore Corporate Services.
Terakhir, di luar sektor perbankan dan manufaktur, ada PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) yang 76,81% sahamnya dipegang oleh IMR Asia Holding Pte. Ltd. Secara rinci, berikut daftar 11 emiten yang dikuasai asing :
11 Perusahaan Terdaftar di BEI yang Dikendalikan Asing
ARTIKEL
12 Sep 2024
istilah pencucian uang atau money laundering muncul pertama kali pada tahun 1920 di Amerika Serikat. Pada waktu itu pa...
ARTIKEL
16 Jul 2025
KOMPAS.com – Warganet di media sosial X ramai-ramai mengeluhkan kondisi keuangan mereka yang sudah menipis meski b...
BERITA HARIARTA
23 Dec 2024
Bank Hariarta menyelenggarakan pelatihan Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata...
Bank Hariarta berijin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Bank Hariarta merupakan peserta penjamin LPS
Maksimum nilai simpanan yang dijamin LPS per nasabah per bank adalah Rp2 miliar.
Untuk mengetahui Tingkat Bunga Penjaminan LPS silahkan akses di sini